Cerita Sex – Guruku Yang Sexsy Buatku Nafsu Berat

Cerita Sex – Guruku Yang Sexsy Buatku Nafsu Berat -Namaku SM dan kini umurku baru 19 tahun, dan perawakanku tinggi 171.5 cm dan kulitku sawo matang, sedangkan mataku berwarna coklat, dankisah yang saya ceritakan ini yaitu kisah kongkret sekalian pengalaman hidupku. Tahun 2012 yang lalu… Dikala ini saya sekolah di salah satu SMK yang ada di tanjung pinang (kepulauan riau). Sekolahku lokasinya jauh di luar kota (kira2 20 km dari kota tempat tinggalku), dan sehari-hari saya pergi memakai bus jemputan sekolahku, dan dari sinilah kisahku berawal. Pada suatu siang dikala di sekolahan saya dan sahabat-sahabat sedang rehat dikantin sekolah dan sambil bersenda gurau ria, dan dikala itu pula ada guruku (berhijab) sedang makan bersama kami, pada dikala itu pula saya merasa acap kali di lirik oleh ibu itu (panggil saja EKA), bu eka badannya langsing cenderung agak kurus, matanya besar, mulutnya sedikit lebar dan bibirnya tipis, payudaranya nampak agak besar, sedangkan bokongnya padat dan seksi, bu eka yaitu guru kelasku yang mendidik mata pelajaran bahasa inggris, dan dalam hal pelajarannya saya senantiasa di puji olehnya karena nilaiku senantiasa mendapatkan 8.

Dikala didalam pelajaran sedang berlangsung bu eka acap kali melirik jahil ke arahku dan adakalanya ia acap kali mengeluarkan lidahnya sambil menjilati bibirnya, dan adakalanya ia menyukai meletakkan jari tangannya di selangkangannya dan sambil meraba di tempat sekitar vaginanya. Dan adakalanya saya senantiasa salah tingkah di buatnya (maklum masih perjaka!!!!), dan kelakuannya cuma saya saja yang tahu. Dikala rehat tiba saya di panggil ke kantor oleh ibu guru itu, dan dikala itu saya di suruh mengikutinya dari belakang.

Jarak kami terlalu dekat sehingga dikala saya berjalan terlalu cepat hingga-hingga tangan ibu eka tersentuh penisku (karena bu eka kalau berjalan acap kali melenggangkan tangannya) yang dikala itu sedang tegang imbas tingkahnya di kalas. Namun reaksi ibu eka cuma tersenyum dan wajahnya sedikit memerah. Hingga dikala saya pulang menaiki bus jemputan kami…

Aku dan temanku duduk paling belakang, sedangkan bu eka duduk di bangku deretan paling depan. Dikala seluruh sahabat-temanku sudah turun seluruh (dikala itu tinggal saya bu Eka dan supirnya) bu eka melirik jahil ke arahku, dan tiba tiba ia langsung pindah duduknya di sebelahku ia duduk paling pojok dekat dinding), dan ia menyuruhku pindah di sebelahnya, dan saya pun menanggapi ajakannya. Dikala itu ia meminjan handphone saya, katanya ia berkeinginan beli telepon pintar yang mirip punyaku entah alasan atau apalah… Dikala ia memegang telepon pintar ku tiba-tiba telepon pintar ku berbunyi, dan deringan telepon pintar ku dikala itu berbubyi desahan wanita dikala di kentot. aaaahhhhh… ahhhhshhhhshshh… oooooo… oooooohhhhhh dan seterusnya ternyata temanku yang menelepon. Tanpa basa basi bu eka bilang “apa ngga ada yang lebih hot, ibu berkeinginan dong”. dengan nada berbisik. Yang membuatku nafsu. “jangan malu-malu tunjukin aja ama ibu… ” Dikala itu kupasang ear phone dan langsung saya perlihatkan rekaman video porno yang ku bisa dari temanku. CeritaDewasa

Tanpa saya sadari bu eka meraba kontolku yang dikala itu sedang tegang-tegangnya, dan ia terkejut, “wooow besar sekali anumu… ” Padahal saya punya ngga gede-gede sungguh-sungguh, panjangnya 15 cm dan diameternya 2.3 cm aja yaaa standart lahhhh… Dan terjadilah percakapan antara saya dan bu eka: Dikala itu ia berbisik padaku “saya masih perawan looo… ” di iringi dengan desahan. Lalu jawabku “oh yaaa, saya juga masih perjaka bu… ” bu eka: jadi klo gitu kita pertemukan saja antara perjaka dan perawan, pasti nikmat… (tanpa basa basi lagi) lalu jawabku malu saya: “ngga ah bu , saya ngga berani!!” bu eka: “ayolah… (dengan nada memelas)” saya: “tapi di mana bu? (tanyaku!)” bu eka: “di hotel aja biar aman” saya: “tapi saya ngga punya uang bu” bu eka : “ngga apa-apa ibu yang bayarin!!!”

Dan dikala tiba di kamar hotel ibu itupun langsung beraksi tanpa basa basi lagi. ia melucuti bajunya satu persatu sambil di iringi dengan desahan… yang pertama ia lepaskan yaitu hijab yang menutupi kepalanya, lalu baju, kemudian rok panjangnya. dan tibala dikala ia melepaskan bh nya, yang ku lihat dikala itu yaitu toket ibu yang putih mulus (mungkin karena acap kali di tutupi kalleeee) dan putingnya yang masih merah. dan pada dikala ia berkeinginan melepaskan celana dalamnya ia bertanya padaku… “berkeinginan bantuin ngga… ” lalu cuma ku jawab dengan mengangguk saja. tanpa basa basi juga, saya mulai melepaskan celana dalamnya yang berwarna putis tipis. yang kulihat dikala itu yaitu jembut tipis saja, lalu saya mulai menyandarkannya di dinding kamar sambil kujilati.

Dan timbullah suara desahan yang membuata tegang kontolku ah… ahh… ahhhhshhhh… terruussss… ohhh… yeahhh… oooohhhhh… au… udahh dong ibu ngga bendung lagi… ooohhhh… yeah… o… o… oo… ohhhh… tanpa ku sadari ada cairan yang membasahi wajahku. cairan putih ituku hisap dan ku tumpahkan ke dalam mulutnya, ternyata bu eka menyukai “berkeinginan lagi donggg… ” lalu saya kembali menghisap pepek bu eka yang basah dan licin kuat-kuat… “aaahhhh… ahhh… aarrgghh… uh… uh… uh… uh… ouuu… yeah… dan di sela teriiakan kerasnya muncrat lagi cairan putih kental itu dengan lajunya crroot… crooot…

di dikala ia meringkuk lemas saya menindih badan bu eka dan selangkangannya ku buka lebar2, lalu ak u mencoba memasukkan kontolku ke dalam pepeknya bu eka dan yang terjadi pun ngga bisa karena sempit. dikala ku tekan kepala kontolku sudah masuk separuh dan ibu itu berteriak “ahhhh… ahhhh.ahhhhh… ahhhhh… , sakitttt… ahhh… pelan-pelan dong… ” seakan tak perduli kutekan lagi. Ia ini agak dalam ternyata seperti ada yang memegang. ku tekan kuat-kuat “ahhhhhhh… aaaaaa… aaaauuuuu… , sakit… ohh… oh… ooghhhhhh… ” saya paksakan saja… kesudahannya tembus juga. “ahhhhhhhhhh… aaaaahhhhhh… , sakitttttttt… ” bu eka berteriak keras sekali… Sambil saya dorong kontontolku maju mundur pelan dan ku percepat goyanganku. “aahhhhhh… auhhhhhhhh… u.h… u.u… hh… a… u… u… hhhhh.hh.h.h. h… Ternyata terus menjerit kesakitan, dan sekitar 20 kali goyanganku saya terasa seperti berkeinginan keluar.

CeritaDewasa -Lalu saya arahkan kontolku ke mulutnya dan… croot… … crroootttt… sekitar 5 kali muncrat mulut bu eka sudah di penuhi oleh spermaku yang berwarna putoh kenta (maklum udah 2 minggu ngga ngocok) Selang sebagian menit saya baru menyadari kalau pepek bu eka mengeluarkan cairan seperti darah. Lalu ibu eka cepat-cepat ke kamar mandi. Setalah keluar dari kamar mandi bu eka langsung menyepong kontolku sambil tiduran di lantai. Ternyata sedangkan perawan bu eka pintar sekali berpose.

Lalu ku pegang pinggul bu eka dan memberi nasihat ke posisi menungging. Lalu saya arahkan kontolku ke pepek bu eka, lalu ku genjot lagi… ohhh… oh… o… h.h.h.h.hh… h.hhhhh… h… hhhhhhh… hhhhh… yeahhhhh oouu… yesssss… ooohhhhh… yeahhhhh… dikala saya sudah mulai bosan ku cabut kontolku lalu ku arah kan ke buritnya “sakit ngga… ” laluku jawab “paling dikit bu… ” saya mencoba memasukkan tapi ngga bisa karena terlalu sempit lalu bu eka berkakta “ngga apa-apa kok kan masih ada pepekku berkeinginan lagi nggaaaa… ” laluku kentot lagi pepeknya tapisekarang beda waktu saya memeasukkan kontolku ke dalam, baru sedikit saja sudah di telan oleh pepeknya. Ternyata pepek ibu eka mirip dengan lumpur hidup. FilemBokepIndo

saya memberi nasihat kontolku lagi ahhh… ahhh… ahhh… ahh… oooouuuhh… yeah… ou… ou… ohhhhhh… dan dikala sekitar 15 kali goyangan ku bu eka melepaskan kontolku “saya berkeinginan keluar… ” lalu ku jawab “saya juga bu… , kita keluarin di dalem aja buu… ” “iya deeh jawabnya… ” lalu kumasukkan lagi kontol ku kali ini saya menusukknya kuatkuat. aaahhhh… ahhhh… aaaahhhhhh. ooooouuuuuuhhh… dikala teriakan panjang itu saya menyemprotkan spermaku ke dalam pepeknya crroooot… crootttt… saya mendengar kata-katanya “nikmat sekali… ” Dan saya pun tidur hingga pagi dengan menancapkan kontolku di dalam pepeknya dengan posisi berhadapan ke samping.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*